Bentukan asal struktur/structure (S) adalah bentangalam yang dibentuk oleh kegiatan tektonik, dalam skala yang lebih rinci akan memberikan kenampakan morfologi struktur, antara lain: pematang pebukitan sesar (horst) , lembah sesar (graben), telaga sesar (sagpond), gawir sesar (fault scarp), plateau , pebukitan siklin/antiklin, lembah siklin/antiklin , pebukitan homoklin, dsb.

STRUKTUR GEOLOGI / BATUAN

  1. Struktur perlapisan
  2. Struktur perlipatan
  3. Struktur kekar
  4. Struktur sesar
  5. Struktur ketidakselarasan

Struktur perlapisan

1.       Antiklin

Adanya perulangan perbedaan kekerasan batuan (lapisan batuan), rona, tekstur, pola pengaliran radial, annular & mungkin sentripetal, umumnya memperlihatkan perbeda-an jurus & kemiringan lapisan.

2.       Sinklin

Adanya perulangan perbedaan kekerasan batuan (lapisan batuan), rona, tekstur, pola pengaliran sentripetal maupun trelis, umumnya memperlihat-kan adanya perbedaan jurus dan kemiringan yang berlawanan.

 

 

Bentangalam Daerah Terlipat

Pada waktu pembentukannya batuan endapan berada dalam keadaan mendatar / horisontal.

Keanekaragaman bahan mempengaruhi proses pengendapan sehingga akan terbentuk berlapis-lapis & perlapisannya terletak secara horisontal.

Dalam posisi normal makin ke arah atas letaknya maka dengan sendirinya makin muda (hukum superposisi)

Bila tenaga asal dalam (endogen) bekerja maka batuan endapan akan mengalami gangguan.

Mungkin letaknya tidak horisontal lagi atau justru terlipat membentuk lipatan (fold) baik antiklin maupun sinklin, bahkan tersesarkan (fault).

Akibat kekerasan batuan endapan yang berlain-an antara satu lapisan dengan lapisan lainnya, maka akan membentuk bentangalam yang khas

Erosi berperan pada bagian yang lemah yaitu pada batuan lunak dan bagian yang keras akan menonjol membentuk bukit-bukit.

Biasanya bukit ini memanjang sejajar dengan arah pelapisan.

Daerah-daerah terlipat di Indonesia pada umumnya merupakan tempat terkumpulnya (perangkap) minyak bumi. Contoh:

Sepanjang Sumatera sebelah Timurlaut,

Rembang,

Madura-Kangean, dan

Kalimantan Timur.

Daerah yang membentuk dome (kubah garam) di Pantai Teluk Meksiko (Amerika) dan Iran sangat terkenal sebagai tempat terkumpulnya minyak bumi.

 

 

Struktur kekar

Biasanya dicirikan oleh adanya pola pengaliran rektangular, annular mau-pun angulate. Struktur kekar dapat ter-jadi pada batuan sedimen, batuan beku dan batuan metamorf

Struktur sesar

Struktur sesar pada umumnya ditunjukkan oleh:

•          True fault scrap (tebing-tebing yang terbentuk oleh sesar)

•          Fault line scrap (bekas erosi true fault scrap)

•          Obsequent fault line scrap (erosi lanjut mem-bentuk tebing curam dengan kemiringan berla-wanan bidang patahan)

•          Danau-danau pada suatu garis lurus

•          Jeram-jeram

•          Pola pengaliran trellis

•          Pola pengaliran paralel

•          Adanya “off-set” dari aliran sungai

•          Struktur ketidakselarasan

 

•          Ketidakselarasan dapat terlihat pada foto udara, apabila berdimensi cukup besar.

•          Ketidakselarasan yang terlihat pada foto udara adalah ketidakselarasan bersudut (angular un-corformity).

•          Bidang ketidakselarasan biasanya ditunjukkan oleh perbedaan menyolok jurus dan kemiringan batuan, perbedaan rona dan tekstur jenis batuan yang berbeda.

 

By IMMANUEL VARIANT RUMENDE

270110090062