Landforms

Landforms

Fluvial Geomorfologi adalah bentuk- bentuk bentang alam yang terjadi akibat dari proses fluvial. Atau dengan kata lain Semua bentuk lahan yang terjadi akibat adanya proses aliran air baik yang terkosentrasi yang berupa aliran sungai maupun yang tidak terkosentrasi yang berupa limpasan permukaan.

 

BENTUKLAHAN FLUVIAL

SUNGAI  adalah permukaan air  yang mengalir mengikuti bentuk salurannya.

Sungai

Sungai

 

SEJARAH HIDUP SUNGAI

  • Youth (Sungai Muda)

Terjal, gradient besar dan berarus sangat cepat. Kegiatan erosi sangat kuat, khususnya erosi kebawah. Terdapat air terjun, penampang longitudinal tak teratur, longsoran banyak terjadi pada tebing – tebingnya.

  • Mature (Sungai Dewasa)

Pengurangan gradient, sehingga kecepatan alirannya berkurang. Daya angkut erosi berkurang. Tercapai kondisi keseimbangan penampangnya ‘graded’ hanya cukup untuk membawa beban (load), terdapat variasi antara erosi dan sedimentasi, terus memperlebar lembahnya, dan mengembangkan lantai datar.

a) Sungai Muda   b) Sungai Dewasa

a) Sungai Muda b) Sungai Dewasa

  • Old Stream (Sungai Tua)

Dataran banjir, dibantaran yang lebar sungai biasanya mengembangkan pola berkelok(meander), oxbow lakes, alur teranyam (braiding), tanggul alam, dan undak – undak sungai menunjukan kondisi ‘graded’.

Sungai Tua

Sungai Tua

Sistem Fluvial

Sediment transport in a river

 

Bentuk pengangkutan sedimen

  • muatan dasar
  • muatan suspensi
  • muatan terlarut
  • muatan mengapun

Proses pengangkutan sedimen

  • muatan dasar, berpindah secara :            berguling (rolling), bergeser (shifting), melompat (saltation)
  • muatan suspensi, bergerak secara melayang pada aliran sungai

 

BENTUKLAHAN FLUVIAL

Aluvial channel

Ada 3 tipe dasar saluran aluvial :

2. Braiding. Saluran terpecah oleh munculnya pulau-pulau kecil atau bars yang merupakan akumulasi sedimen. Pulau kecil bervegetasi relatif stabil, bars relatif tidak stabil, umumnya bermaterial pasiran – gravel.

Braiding

Braiding

3. Anastomosing

Memiliki kenampakan yang mirip dengan braiding, namun pada saluran yang tidak berhubungan dipisahkan oleh bedrock atau aluvium yang stabil.

Saluran anastomosing mencerminkan proses erosional sungai terhadap material yang resisten.

 

Bentuk lahan asal fluvial

Didominasi proses Erosi

  • Teras Deposisional
  • Teras Batuan Dasar

Didominasi proses Sedimentasi

1. Sedimentasi Horisontal

  • Dataran Aluvial
  • Dataran Banjir
  • Rawa Belakang
  • Kipas Aluvial
  • Dataran Aluvial Pantai
  • Delta

2. Sedimentasi Vertikal

  • Tanggul Sungai
  • Gosong Sungai
  • Gosong Sungai Lengkung Dalam
  • Danau Tapal Kuda
  • Meander Terpenggal (Scar)
  • Dasar Sungai Mati

 

Contoh bentukan dominasi proses erosi

Teras Deposisional

Teras Deposisional

Teras Batuan Dasar

Penampang memanjang sungai tidak beraturan, terkontrol oleh struktur geologi, misal : munculnya air terjun, Plunge pools (hasil erosi bagian dasar air terjun

Incised meander

Terbentuk hasil erosi air sungai pada batu sedimen berlapis horisontal

Teras Batuan Dasar

Teras Batuan Dasar

 

 

 

Contoh Pengendapan ke arah Horisontal


Alluvial fan tersusun oleh sedimen, permukaannya menyerupai kerucut yang melebar kearah lereng bawah dari titik didepan pegunungan

Kenampakan delta pada citra satelit

Kenampakan delta pada Citra Satelit

 

 


Contoh Pengendapan ke arah Vertikal


Danau Tapal Kuda

Danau Tapal Kuda

Gosong Sungai

Gosong Sungai

Visualisasi bentuklahan asal fluvial

 

Created by Ribka Firtania Asokawaty

270110090067